Tips & Trick Merawat Kulit

Sodium Laureth Sulfate VS Sodium Lauryl Sulfate, Apa Bedanya?

SLES VS SLS laite skincare

 

Sodium lauryl sulfate (SLS) berfungsi sebagai surfaktan untuk menangkap kotoran berminyak dari kulit kita, terperangkap oleh SLS kemudian dibilas dan dibersihkan dengan air. Salah satu foaming agent yang menimbulkan busa sering digunakan pada produk cleanser/pembersih wajah, shampoo, dan pasta gigi. SLS biasanya diperoleh dari minyak kelapa dan minyak biji kelapa sawit yang kemudia diproses secara kimiawi. SLS sering dianggap buruk dan harus dihindari karena dapat membuat kulit menjadi iritasi, mencemari lingkungan dan heawan sekitar. SLS juga dikatakan dapat menyebabkan kanker? Banyak sekali isu-isu seperti ini eolah-olah SLS itu seperti penjahat padahal belum ada bukti pasti mengenai semua isu ini. Apa benar SLS dapat menimbulkan kanker kulit? Tidak ada studi yang menunjukkan SLS menyebabkan kanker sehingga SLS aman untuk digunakan di produk skincare.

Lalu bagaimana dengan klaim SLS dapat mengiritasi kulit dan mata? Ada beberapa studi yang bilang bila menggunakan SLS terus menerus akan ada risiko terjadi iritasi pada kulit dan mata, sehingga sebaiknya digunakan pada produk-produk yang langsung segera dicuci misalnya facial wash, body wash, shampoo, dan shower gel.

Bagaimana dengan SLES (Sodium Laureth Sulfate) ?

SLES merupakan singkatan dari Sodium Laureth Sulfate. SLES disebut-sebut lebih buruk dari SLS. Namun hingga sekarang belum ada bukti cukup SLES dapat memicu terjadinya kanker. So guys jangan terlalu percaya mengenai berita yang belum ada evidence based medicine-nya.

Sodium Laureth Sulfate laite skincare

Bagaimana dengan isu mengenai pencemaran lingkungan?

Belum ada pernyataan tegas bahwa SLS dan SLES dapat mencemari lingkungan.

SLS memang menyebabkan kering pada wajah karena banyak menimbulkan busa. Tapi orang kita Indonesia kalau tidak berbusa katanya bukan sabun. Padahal produk pembersih tidaklah harus menggunakan busa, dengan atau tanpa busa tidak mempengaruhi efektivitas cleanser tersebut. Kecuali bila kamu memiliki kulit berminyak mungkin lebih menyukai SLS karena dapat menangkap minyak dan mengurangi minyak berlebih pada kulit wajah.

Semoga artikel Sodium Laureth Sulfate VS Sodium Lauryl Sulfate ini dapat menambah wawasan mengenai manfaat dan kerugian dari penggunaan SLS dan SLES yang umumnya terdapat pada produk pembersih wajah. Bila ada pertanyaan dapat menghubungi kami di WA 08997730000 (admin LAITE Skincare)

 

by dr Winfrey Pangestu

 

Baca Juga: Apakah paraben berbahaya bagi kulit wajah?

LAITE